Workshop Buku Ajar, Dibutuhkan Dosen UNISNU

Workshop Buku Ajar, Dibutuhkan Dosen UNISNU

Buku Ajar merupakan salah satu parameter kompetensi dosen karena buku ajar menjadi salah satu penilaian dalam pengajuan jabatan fungsional dosen. Sebagai bentuk perwujudan tujuan dari Lembaga Pengembangan Pendidikan UNISNU, Dr.Ir. Soebandiyono, M.App.Sc, Ketua Pusat Pengembangan Aktivitas Instruksional LP2MP Universitas Diponegoro diundang sebagai narasumber dalam Pelatihan Penulisan Buku Ajar yang diselenggarakan di UNISNU tanggal 01 Juni 2016 untuk memfasilitasi para dosen yang sedang berada pada tahap proses penulisan buku ajar. Kegiatan yang dibuka oleh Rektor UNISNU ini diikuti 35 dosen yang sebelumnya telah menyerahkan draft buku ajar dan dilakukan dengan metode in depth coaching. “Setiap manusia memiliki materi non fisik berupa tema hidup yang nantinya bisa dimaterialkan secara fisik sehingga dapat ditularkan kepada yang lain. Oleh karena itu, dosen juga memiliki kewajiban mentransformasi ilmunya dalam bentuk buku ajar, agar pemahaman mahasiswa bisa lebih baik” ungkap Rektor UNISNU Dr. Sa’dullah Assaidi, M.Ag., dalam sambutannya. Senada dengan sambutan Rektor, Ketua LPP UNISNU menyatakan bahwa tujuan diundangnya dosen-dosen muda utamanya yang belum memiliki pengalaman dalam penulisan buku ajar adalah agar dosen-dosen yang menjadi peserta dapat lebih bersemangat dalam menulis buku khususnya buku ajar, karena hari ini bertepatan dengan lahirnya Pancasila. “Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, semua draft yang masuk diwujudkan menjadi buku ajar, sehingga proses pembelajaran dalam kuliah lebih bermutu dan bermanfaat, apalagi hari ini hari lahirnya Pancasila”. Dr. Soebandiyono menegaskan bahwa yang terpenting dalam proses penulisan adalah jangan sampai kehilangan ide salah satu siasatnya adalah dengan membawa notes untuk sewaktu-waktu digunakan mencatat. “Karena menulis buku ajar dalam undang-undang No 12 tahun 2012 pasal 12 adalah wajib, maka wajib hukumnya bagi dosen untuk menulis buku ajar sesuai bidang kepakarannya.  Beliau juga mengapresiasi peserta yang hadir berasal dari semua fakultas di UNISNU. Pelatihan sehari ini berjalan dengan sangat dinamis, peserta mengajukan banyak pertanyaan terkait dengan proses penulisan dan dijawab dengan sangat baik oleh pembicara. “Sangat bermanfaat, menjadi penyemangat bagi dosen untuk bisa menulis buku ajar dalam skala nasional" tutur Olyvia dosen Bahasa Inggris yang juga diamini oleh Azzah Nor Laila dengan mengatakan "Sebagaimana pesan Rektor bahwa berkarya dengan menulis merupakan investasi manusia. Karya tulis bisa membuahkan poin dan koin, artinya karya tulis dapat meningkatkan poin akademik sekaligus menjadi wasilah memperoleh koin untuk mendapat pundi bekal dunia yang berkah. (YR)

Admin Unisnu

Komentar